Home Microsoft Office Microsoft Excel Fungsi IF di Excel, Contoh Fungsi IF, dan Cara Menggunakan Fungsi IF...

Fungsi IF di Excel, Contoh Fungsi IF, dan Cara Menggunakan Fungsi IF di Microsoft Excel

67
0
mengenal fungsi IF di excel

Fungsi IF atau Rumus IF adalah salah satu fungsi logika di microsoft excel. Rumus iF seringkali digunakan untuk menyelesaikan berbagai perhitungan sederhana di Excel. Dengan fungsi IF ini, anda bisa membuat dua perbandingan atau lebih. Fungsi IF bekerja dengan cara menampilkan nilai kondisi sesuai dengan logika.

Secara sederhana, fungsi IF akan bekerja dengan dua kondisi, yaitu TRUE (Benar) dan FALSE (Salah). Jika nilai uji logika benar, maka fungsi IF akan menampilkan nilai benar (true), dan sebaliknya jika salah maka fungsi IF akan menampilkan nilai salah (false).

Dalam menggunakan rumus IF di excel, anda akan menggunakan operator perbandingan yang sudah dibahas pada artikel sebelumnya. Operator perbandingan yang dimaksud yaitu operator =, >, >= , < atau <= serta <>.

Baca: Operator Perhitungan Rumus Pada Microsoft Excel

Maka dari itu sebelum kita jauh membahas rumus IF pada excel ini, sebaiknya ketahui dulu operator perhitungan rumus pada excel. Apabila anda sudah cukup memahaminya, kita akan lanjut pembahasan rumus atau fungsi IF di excel.

Baca juga artikel pengenalan Excel:

1. Pengertian Microsoft Excel dan Sejarah Perkembangannya Dari Masa ke Masa
2. Fungsi dan Manfaat Microsoft Excel Dalam Mengolah Data
3. User Interface Microsoft Excel dan bagian-bagiannya
4. Pengertian Cell dan Range pada Excel

Cara Menggunakan Fungsi IF di Excel

Secara sederhana, Fungsi IF pada excel ditulis dengan kaidah sebagai berikut:

IF(TesLogika; KondisiTerpenuhi; [KondisiTidakTerpenuhi])

Dari syntaks diatas, kita bisa mengetahui bahwa rumus IF di excel tedapat 3 kriteria, yaitu:

  • Tes Logika : Argumen ini merupakan acuan yang akan dinilai dengan TRUE atau FALSE.
  • Kondisi Terpenuhi : Nilai yang dihasilkan jika sesuai/memenuhi acuan logika. Biasanya bernilai TRUE.
  • Kondisi Tidak Terpenuhi : Nilai yang ingin ditampilkan jika tidak memenuhi/sesuai denganBiasanya bernilai FALSE.

Contoh Fungsi IF di Excel

Supaya mudah dipahami, berikut kita akan belajar contoh penggunaan fungsi IF.

=IF(2=2; "Benar"; "Salah")

Fungsi IF diatas akan menghasilkan nilai “Benar”, karena perbandingan 2=2 adalah benar.

=IF(2=1; "Benar"; "Salah")

Fungsi diatas akan menghasilkan nilai “Salah” karena perbandingan 2=1 adalah salah.

Penggunaan fungsi IF di excel tidak hanya untuk rumus tunggal saja, namu anda juga bisa menggunakannya pada rumus bertingkat.

Fungsi IF bertingkat adalah penggunaan fungsi IF didalam fungsi IF juga.

Contoh Fungsi IF Tunggal

Contoh Rumus IF Tunggal
Contoh Rumus IF Tunggal

Dari penggunaan rumus diatas, nilai yang digunakan hanya dua yaitu LULUS dan GAGAL. Jika sesuai logika berarti LULUS, jika tidak berarti GAGAL.

Untuk Cell F2, analisa logikanya adalah:

  • Jika nilai pada kolom E lebih dari 150 maka dinyatakan LULUS, selain itu dinyatakan GAGAL.

Jadi pada contoh diatas, rumus yang digunakan pada Cell F2 adalah:

=IF(E2>150;"LULUS";"GAGAL")

Nilai yang dihasilkan pada cell F2 adalah LULUS karena dalam uji logika, angka di cell E2 adalah 170 yang berarti lebih besar dari 150. Sebaliknya, jika seandainya nilai di cell E2 berada dibawah atau lebih kecil dari 150, tentu tidak sesuai dengan logika, maka pasti hasilnya GAGAL.

Pada fungsi nomor 3 atas nama Desi, hasilnya gagal karena memang nilai yang dihasilkannya (nilai pada Cell E4) kurang dari 150.

Contoh diatas adalah penerapan fungsi IF tunggal, dimana fungsi IF hanya melakukan satu kali uji logika.

Contoh Fungsi IF Ganda / Bertingkat / Bercabang

Rumus IF atau Fungsi IF ganda adalah rumus IF yang dimasukkan kedalam fungsi IF lain dalam satu formula. Fungsi If ganda sering disebut juga sebagai fungsi IF bertingkat, fungsi IF bercabang, fungsi IF bersarang, atau dalam bahasa Inggris dikenal dengan Nested IF Function.

Secara umum, penulisan fungsi IF Ganda yaitu:

IF(TesLogika1; 
             IF(TesLogika2; KondisiTerpenuhi2; 
             [KondisiTidakTerpenuhi2]); [KondisiTidakTerpenuhi1])

Sekarang lihat contoh berikut ini:

Contoh Rumus IF Ganda / Bertingkat / Bercabang
Contoh rumus IF berganda

Rumus yang digunakan untuk menentukan nilai pada Cell F2 adalah:

=IF(C2>70;IF(D2>80;"LULUS";"GAGAL");"GAGAL")

Nah yang dimaksud dengan fungsi IF berganda bisa anda lihat pada penerapan fungsi IF pada gambar diatas. Untuk menentukan nilai LULUS atau Gagal, maka fungsi IF harus mealakukan uji logika ganda pada dua cell sekaligus.

Analisa logika dari fungsi IF diatas adalah:

  • Fungsi IF yang pertama: Jika pada semester 1 (Cell C2) nilai yang dihasilkan diatas 70 maka uji logika akan dilanjutkan pada fungsi IF berikutnya. Tetapi, jika nilai pada semester 1 (Cell C2) kurang dari 70 maka langsung “GAGAL”.
  • Fungsi IF yang ke dua: Jika nilai pada semester 2 (Cell D2) lebih dari 80 maka “LULUS”. Jika tidak maka “GAGAL”.

Nah dari contoh diatas, kesimpulannya adalah:

  • Vira dan Veni dinyatakan “LULUS” karena dari uji logika fungsi IF, nilai pada semester 1 (Cell C2) berada diatas 70 dan nilai pada semester 2 (Cell D2) berada diatas 80.
  • Desi dan Anggi dinyatakan “GAGAL” karena dari uji logika fungsi IF, nilai pada semester 1 (Cell C2) berada dibawah 70 (tidak melebihi 70) dan nilai pada semester 2 tidak melebihi angka 80.
  • Adapun Septin, juga dinyatakan “GAGAL” karena dari uji logika fungsi IF, nilai pada semseter 1 (Cell C2) lebih dari 70 namun nilai pada semester 2 (Cell D2) tidak melebihi nilai 80.

Kesimpulannya, untuk mendapatkan kondisi terpenuhi pada Fungsi IF maka harus lulus dari semua uji logika.

Fungsi IF Ganda Pada Kondisi Tidak Terpenuhi

Secara Umum, fungsi IF ganda pada kondisi tidak terpenuhi yaitu:

IF(TesLogika1;
              KondisiTerpenuhi1; 
              IF(TesLogika2; KondisiTerpenuhi2; 
              [KondisiTidakTerpenuhi2]))

Perhatikan contoh berikut:

Rumus IF Ganda Pada Kondisi Tidak Terpenuhi di excel
Contoh Rumus IF Ganda Pada Kondisi Tidak Terpenuhi

Rumus yang dugunakan untuk menentukan nilai pada Cell F2 adalah:

=IF(C2<=70;"GAGAL";IF(D2<=70;"GAGAL";"LULUS"))

Dari contoh diatas, analisa penggunaan rumus IF ganda pada kondisi tidak terpenuhi dalah sebagai berikut.

  • Jika nilai pada Cell C2 kurang dari atau sama dengan 70, maka langsung dinyatakan “GAGAL”, Rumus IF tidak akan lagi melanjutkan pada logika ke 2. Namun jika nilai Cell C2 berada diatas 70 maka akan dilanjutkan pada logika ke 2.
  • Jika nilai Cell D2 berada dibawah atau sama dengan 70 maka dinyatakan “GAGAL”, kalau diatas 70 berarti “LULUS”.

Fungsi IF Ganda Pada Kondisi Terpenuhi dan Tidak Terpenuhi

IF(TesLogika1; 
             IF(TesLogika2; KondisiTerpenuhi2; [KondisiTidakTerpenuhi2]);
             IF(TesLogika3; KondisiTerpenuhi3; [KondisiTidakTerpenuhi3]))

Perhatikan lagi contoh berikut.

Rumus IF Ganda Pada Kondisi Terpenuhi dan Tidak Terpenuhi

Rumus yang digunakan pada contoh diatas adalah:

=IF(C2="L";IF(F2>150;"LULUS";"GAGAL");IF(F2>120;"LULUS";"GAGAL"))

Fungsi IF diatas melakukan uji logika sebagai berikut.

  • Uji pertama, fungsi IF akan menilai apakah nilai C2 adalah “L”.
  • Jika nilai C2 adalah “L”, maka dilanjutkan pada uji logika kedua, yaitu IF(F2>150;”LULUS”;”GAGAL”).
  • Jika nilai C2 bukan “L” maka langsung dilakukan uji logika ke 3, yaitu IF(F2>120;”LULUS”;”GAGAL”).

Nah itulah pemabahasan tentang Rumus IF atau Fungsi logika IF di excel. Penggunaan rumus IF ini banyak dilakukan pada sekolah-sekolah, kampus, atau perusahaan-perusahaan yang memiliki banyak karyawan. Dengan menggunakan rumus IF, tentu lebih memudahkan anda dalam membuat penilaian menggunakan uji logika.

Kami berharap semoga artikel tentang Rumus IF di Excel, Contoh Fungsi IF, dan Cara Menggunakan Fungsi IF di Microsoft Excel ini bisa bermanfaat. Jika ada sesuatu yang masih belum anda mengerti, silahkan berkomentar.

Leave a Reply