Home Microsoft Office Microsoft Excel Fungsi IFERROR di Excel, Contoh dan Cara Menggunakan Fungsi IFERROR di Excel

Fungsi IFERROR di Excel, Contoh dan Cara Menggunakan Fungsi IFERROR di Excel

Rumus IFERROR Excel, Contoh dan cara menggunakan fungsi Iferror pada excel untuk menghasilkan nilai tertentu jika uji logika terhadap rumus excel menghasilkan nilai pesan error.

23
0
fungsi IFERROR di excel

Fungsi IFERROR atau rumus IFERROR di excel seringkali digunakan untuk mengetahui nilai dari sebuah formula. Dengan menggunakan fungsi IFERROR, excel akan mengembalikan nilai yang telah diuji jika hasil uji logika tersebut terjadi kesalahan. Artinya, fungsi IFERROR ini akan memberikan nilai tertentu yang telah anda tentukan jika rumus yang digunakan untuk uji logika ternyata salah.

Dalam memahami fungsi ini akan lebih mudah jika anda sudah mempelajari rumus IF di excel, contoh fungsi IF, dan cara menggunakan fungsi IF di Microsoft Excel.

Fungsi IF dan fungsi IFERROR sebenarnya mirip dari segi hasil yang ditampilkan. Namun perlu anda ketahui, Fungsi IFERROR ini bukan untuk menguji sebuah kondisi yang bernilai TRUE atau FALSE secara langsung.

Cara Menggunakan Fungsi IFERROR di Excel

Rumus IFERROR ini menggunakan dua argumen yang tidak boleh dikosongkan, yaitu Value dan Value_if_error. Jika valuenya ternyata bernilai kosong, maka dimasukkan kedalam argumen value_if_error dengan string kosong ("").

Rumus IFERROR ditulis dengan syntaks berikut:

=IFERROR(value;value_if_error)

Penjelasan dari syntaks rumus IFERROR:

  • Value, yaitu argumen yang akan diperiksa apakah memenuhi kriteria atau terjadi kesalahan.
  • Value_if_error, yaitu nilai yang akan dimunculkan jika “value” ternyata memiliki kesalahan atau error.

Contoh Fungsi IFERROR di Excel

Setelah anda mengetahui bagaimana syntaks rumus IFERROR, sekarang kita akan pelajari contoh penggunaannya.

Perhatikan gambar berikut:

Contoh Fungsi IFERROR Dalam Excel

Rumus IFERROR yang digunakan pada contoh diatas yaitu:

=IFERROR(B2/C2;"ERROR")

Maka dari contoh diatas, analisa Rumus IFERROR adalah sebagai berikut.

  • Cell D2 atas nama Agus mendapatkan nilai 6 karena saat diuji, argumen value tidak memiliki kesalahan.
  • Cell D4 atas nama Rahmat mendapatkan nilai ERROR karena saat diuji, argumen value salah karena sel pembaginya berisi 0.
  • Cell D4 atas nama Andika mendapatkan nilai 0 (nol) karena saat diuji, argumen value berisi kosong (“”) atau 0 dibagi 100, maka dianggap tidak error.

Kesimpulannya, rumus IFERROR atau fungsi IFERROR akan memberikan nilai tertentu jika rumus yang digunakan memiliki kesalahan.

Itulah penjelasan tentang rumus IFERROR di excel. Kami berharap artikel ini bisa menambah pengetahuan anda dalam mempelajari lebih dalam Microsoft Excel.

Jika berkenan, bagikanlah artikel ini kepada orang lain yang memang membutuhkan penjelasan yang detail mengenai rumus IFERROR di excel.

Leave a Reply